UYI Tangerang Gelar KKL 2026 di Pinang, Dorong Partisipasi Warga Mitigasi Perubahan Iklim

UYI Tangerang Gelar KKL 2026 di Pinang, Dorong Partisipasi Warga Mitigasi Perubahan Iklim
UYI Tangerang Gelar KKL 2026 di Pinang, Dorong Partisipasi Warga Mitigasi Perubahan Iklim
Likaliku – Universitas Yuppentek Indonesia (UYI) Tangerang menggelar pembukaan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) 2026 di Aula Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, Selasa (27/10/2026).


Kegiatan tersebut mengusung tema "Optimalisasi Partisipasi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal dalam Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Melalui Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan".


Kegiatan dihadiri langsung oleh Wakil Rektor 1 UYI Tangerang, Dr. H Bambang Kurniawan, S.Sos.,M.Si., jajaran kecamatan, dosen pembimbing, serta mahasiswa peserta KKL.


Dalam sambutannya, Dr. Bambang menegaskan bahwa KKL merupakan bentuk nyata komitmen perguruan tinggi dalam menjawab tantangan perubahan iklim yang semakin dirasakan masyarakat.


"Mahasiswa tidak boleh hanya kuat secara teori di dalam kelas, tetapi harus mampu hadir di tengah masyarakat. Melalui KKL ini kami ingin mahasiswa belajar memahami persoalan lingkungan secara langsung dan mendorong partisipasi warga berbasis potensi lokal," ujarnya di lokasi.

UYI Tangerang Gelar KKL 2026 di Pinang, Dorong Partisipasi Warga Mitigasi Perubahan Iklim
UYI Tangerang Gelar KKL 2026 di Pinang, Dorong Partisipasi Warga Mitigasi Perubahan Iklim

Ia menambahkan, Kecamatan Pinang dipilih karena memiliki potensi besar untuk pengembangan program lingkungan berkelanjutan, mulai dari pengelolaan sampah berbasis masyarakat, penghijauan permukiman, hingga konservasi air.


"Mitigasi dan adaptasi perubahan iklim harus dimulai dari level paling bawah, yakni keluarga dan lingkungan RT/RW. Jika partisipasi masyarakat optimal, maka dampak perubahan iklim bisa kita tekan bersama," katanya.


Menurutnya, UYI akan terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan program kerja yang solutif dan berkelanjutan, bukan sekadar seremonial. Hasil KKL diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah kecamatan dalam memperkuat ketahanan lingkungan.


"Harapan kami, KKL ini melahirkan kader-kader muda yang peduli lingkungan dan mampu menjadi agen perubahan di wilayahnya masing-masing," pungkas Dr. Bambang.


Dirinya juga menilai, Kehadiran Mahasiswa dilapangan bukan sebagai orang yang paling tau, tapi justru hakikatnya mereka dituntut untuk sama sama belajar bersama Masyarakat. Serta, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama masyarakat.

Sumber : Sansss