![]() |
| Pemkot Tangerang Sambut Verifikasi Lapangan PUG Kementerian PPPA, Optimistis Raih Kategori Utama |
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan proses evaluasi tersebut menjadi lecutan semangat bagi seluruh jajaran untuk terus membenahi dan meningkatkan kualitas implementasi PUG di berbagai sektor.
"Verifikasi lapangan dari Kementerian PPPA ini menjadi penyemangat bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi dalam penyelenggaraan PUG. Poin paling utama adalah bagaimana seluruh program yang kita rancang dapat benar-benar dirasakan kebermanfaatannya oleh masyarakat luas," ujar Sachrudin.
Menurutnya, keberhasilan program PUG membutuhkan kolaborasi yang kuat, baik di internal perangkat daerah maupun mitra eksternal.
"Pembangunan di Kota Tangerang kita jalankan dengan semangat kolaborasi antar-OPD, akademisi, hingga organisasi perempuan. Kolaborasi inilah yang menjadi modal utama agar Kota Tangerang bisa memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Tihar Sopian menjelaskan evaluasi penyelenggaraan PUG merupakan kegiatan berkala yang digelar setiap dua tahun sekali.
Pada evaluasi sebelumnya, Kota Tangerang meraih kategori Nindya. Tahun ini, Pemkot optimistis dapat naik tingkat ke kategori Utama.
"Alhamdulillah verifikasi lapangan telah dilaksanakan dengan baik. Berbagai inovasi berbasis PUG telah dipaparkan, fokus utamanya terletak pada peningkatan kualitas hidup perempuan serta penguatan layanan publik yang merata," ujar Tihar.
Ia menambahkan verifikasi berjalan lancar berkat dukungan pimpinan daerah, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, hingga unsur pentaheliks, termasuk Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan akademisi.
Sejumlah inovasi unggulan yang ditampilkan merupakan hasil kolaborasi lintas OPD, mulai dari aplikasi layanan administrasi kependudukan oleh Disdukcapil, program peningkatan kesehatan masyarakat dari Dinas Kesehatan, hingga perencanaan anggaran daerah yang responsif gender bersama Bappeda.
"Harapan kami bersama seluruh masyarakat, pemerintah dan penggiat gender adalah agar setiap pelaksanaan program ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan warga, sehingga Kota Tangerang semakin aman, nyaman, dan sejahtera bagi semua," pungkas Tihar.
Sumber : Siaran Pers
