![]() |
| Membanggakan! 7 Calon Atlet Taekwondo GTI SDN 14 Kota Tangerang Borong Medali di Kejuaraan Internasional 13 Negara |
Likaliku – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kota Tangerang di kancah internasional. Sebanyak 7 calon atlet Taekwondo dari Generasi Taekwondo Indonesia (GTI) perwakilan SDN 14 Kota Tangerang berhasil memborong medali dalam ajang Pugnator International Taekwondo Championship 2026.
Kejuaraan liga internasional tersebut digelar di GOR Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 2-4 Oktober 2026 dan diikuti oleh atlet dari 13 negara, di antaranya Filipina, Pakistan, Hong Kong, dan Indonesia sebagai tuan rumah.
Kontingen SDN 14 Kota Tangerang tampil gemilang dengan membawa pulang total 7 medali, dengan rincian 1 medali emas, 4 medali perak, dan 2 medali perunggu. Hebatnya, dari 7 atlet yang diberangkatkan, semuanya berhasil naik podium juara.
Kepala SDN 14 Kota Tangerang, Mintarsih, mengaku sangat bangga dengan capaian anak didiknya.
"Alhamdulillah ya, saya sebagai kepala sekolah SDN 14 ini sangat bangga dengan prestasi-prestasi yang diperoleh siswa-siswa kami. Karena lombanya diikuti oleh 13 negara, alhamdulillah dari perwakilan 7 orang ini semua mendapat juara," ujar Mintarsih.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus memberikan dukungan penuh tidak hanya untuk Taekwondo tetapi untuk semua ekskul dan kegiatan positif siswa.
"Saya sangat mensupport dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Pesan saya, semoga ini bisa menjadi motivasi buat anak-anak semua untuk mengikuti ekskul Taekwondo ini," katanya. Ia menyebutkan 7 atlet berprestasi tersebut berasal dari kelas 2, 3, 4, 5, dan 6.
![]() |
| Raih 1 Emas, 4 Perak, 2 Perunggu di Pugnator Open 2026 Indoor Stadium Kelapa Dua |
Sementara itu, Pelatih Generasi Taekwondo Indonesia (GTI) Cabang Kota Tangerang, Sabeum Yuli, menjelaskan timnya turun di dua kategori pertandingan, yakni Kyorugi (pertarungan) dan Poomsae (jurus).
"Bismillahirrahmanirrahim, dari SDN 14 kita membawa 7 atlet dengan dua kategori kyorugi dan poomsae. Alhamdulillah kita dapat meraih 1 emas, 4 perak, dan 2 perunggu di GOR Indoor tanggal 2 sampai 4 Oktober," jelas Sabeum Yuli.
Meski bangga, ia mengaku masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan prestasi atlet ke depan.
"Hasil tersebut cukup membanggakan, tapi masih banyak PR saya untuk atlet-atlet ke depannya karena target kami adalah semuanya bisa dapat medali emas," tegasnya.
Menurutnya, Banten dalam dua tahun terakhir sudah sering menjadi tuan rumah event internasional, sehingga menjadi peluang besar bagi pembibitan atlet-atlet Kota Tangerang.
Sabeum Yuli juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak. "Setiap kami sebagai pelatih, klub, maupun sekolah sangat butuh support dari orang tua, baik itu materi, waktu, dan doa," ujarnya.
Salah satu Calon Atlet dari kontingen tersebut adalah Zaskia Nur Azizah, kelas 6 SDN 14 Tangerang Kota, yang meraih medali emas.
"Alhamdulillah, aku senang, bahagia. Seru, ramai, terus banyak teman, bisa ketemu atlet-atlet dari luar juga," ungkap Zaskia dengan polos.
Ia mengaku sempat ragu karena harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari luar negeri yang memiliki power dan kemampuan di atas rata-rata.
"Tantangannya itu dari power, terus dari kemampuan kita, sama kayak tantangannya atlet-atlet gitu lawannya. Ada ragu-ragu karena lawannya banyak atlet yang bagus juga," ceritanya.
Namun keraguan itu berhasil ia taklukkan. Kini Zaskia punya mimpi yang lebih besar.
"Harapanku bisa membanggakan orang tua, bisa menjadi atlet PON, terus bisa bikin bangga nama sekolah," tutupnya.
Penulis / Editor: Sansss

