![]() |
| Aduan Terbanyak dari Zona 2 Terkait Debit Kecil dan Air Bau, Forum Pelanggan Janji Kawal Keluhan Warga. Arif Gibe Humas Forum Pelanggan Perumda Tirta Benteng. |
Likaliku - Forum Pelanggan Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang buka suara terkait banyaknya keluhan masyarakat soal pelayanan air bersih di tengah fenomena El Nino yang berkepanjangan.
Humas Forum Pelanggan Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang, Arif Gibe, mengatakan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin membangun komunikasi intensif dengan Perumda Tirta Benteng untuk mengakomodir seluruh keluhan warga.
"Atas apa yang telah teman-teman sampaikan, pada prinsipnya kami dari forum pelanggan akan berupaya semaksimal mungkin membangun komunikasi dengan Perumda Tirta Benteng, terkait dengan keluhan dan aduan dari masyarakat di tengah kondisi memang hari ini yang sangat panjang El Nino ini," ujar Arif Gibe saat dijumpai di halaman Kantor Perumda Tirta Benteng, pada Senin (21/9/2026).
Menurutnya, kekeringan akibat El Nino membuat debit air semakin berkurang, yang berdampak langsung pada kualitas dan kuantitas distribusi air ke pelanggan.
"Kekeringan ini mungkin semakin hari semakin berkurang debit air. Kami tidak henti-hentinya berdiskusi guna mengupayakan hal-hal terkait pelanggan, bagaimana kita bisa melakukan kontribusi lebih untuk pelanggan," jelasnya.
Aduan Masuk Setiap Hari, Terbanyak dari Zona 2
Arif menjelaskan, mekanisme pengaduan masyarakat dilakukan secara langsung melalui Forum Pelanggan. Setiap aduan yang masuk akan dinotifikasi, dikumpulkan, dan dibahas bersama pihak Perumda Tirta Benteng.
"Ada dari masyarakat langsung masuk ke forum pelanggan. Kita notif, kita kumpulkan. Kalau memang sudah waktunya untuk kita diskusikan dengan Tirta Benteng. Setiap hari bahkan, kita berdiskusi dengan Tirta Benteng bagaimana kita mengambil solusi yang tepat untuk temuan-temuan dari masyarakat," katanya.
Ia mengungkapkan, aduan yang paling banyak masuk berasal dari pelanggan Zona 2. Keluhan yang dominan adalah soal debit air kecil dan air berbau.
"Pertama Tirta Benteng akan mengupayakan semaksimal mungkin terhadap keluhan yang terjadi. Mungkin dengan langkah cepat akan visit, kepada pelanggan-pelanggan yang memang menjadi aduan. Aduan paling banyak dari zona 2. Keluhannya pertama debit air, ada air bau. Alhamdulillah itu coba diberikan solusi terbaik," ungkapnya.
Tanggapi Praktisi Hukum, Forum Tunggu Keputusan Pimpinan
Menanggapi adanya sorotan dari praktisi hukum terkait kualitas air, Arif mengaku sangat memahami kondisi yang dirasakan masyarakat.
"Kami sangat mengerti sekali dengan keadaan masyarakat hari ini, dengan kurangnya kualitas air, di tengah fenomena saat ini, dan itu juga sudah kami sampaikan. Namun itu bukan ranah kami untuk mengambil sebuah keputusan," tegasnya.
Pihaknya menyebut sudah menyampaikan seluruh keluhan tersebut kepada pimpinan Perumda Tirta Benteng beberapa hari lalu. Saat ini, manajemen masih melakukan kajian dan pertimbangan untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat.
"Ini sudah kami sampaikan, baru beberapa hari ini. Mungkin masih ada hal-hal yang sedang menimbang-nimbang untuk solusi bagi masyarakat. Mungkin masih banyak kajian-kajian untuk pertimbangan. Sudah kami sampaikan ke pimpinan," pungkasnya.
Forum Pelanggan berharap masyarakat tetap bersabar dan terus menyampaikan keluhan melalui kanal resmi agar dapat segera ditindaklanjuti.
Diberitakan Sebelumnya
Praktisi Hukum Aris Purnomo Hadi mengungkapkan, terbentuknya Forum Komunikasi Pelanggan pada tubuh Perumda Tirta Benteng, seharusnya dapat menjembatani keluhan-keluhan yang ada saat ini.
"Idealnya Forum Pelanggan ini memang harus nyambung dengan direksi ya," tegasnya.
Agar terkait dengan keluhan itu bisa ditangani dengan cepat. Jangan menyalahkan kondisi sekarang yang lagi musim kering, misalnya air bakunya jelek.
" Kan air bakunya sama juga dengan TKR kan? Tapi kenapa TKR masih bisa berjalan dengan baik?" lanjut Aris lagi.
Sumber : Tim GBY/sn
