Soal Dugaan Tanah Negara di Kelurahan Batujaya Disewakan, RW Sebut Sudah Tidak Ikut Campur

 

Soal Dugaan Tanah Negara di Kelurahan Batujaya Disewakan, RW Sebut Sudah Tidak Ikut Campur
Soal Dugaan Tanah Negara di Kelurahan Batujaya Disewakan, RW Sebut Sudah Tidak Ikut Campur

Likaliku - Soal tanah milik negara yang diduga disewakan sebagai lahan parkir kendaraan alat berat yang berlokasikan di Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang terus bergulir, RW sebut sudah tidak ikut campur.


Hal tersebut seperti yang dikatakan oleh salah satu RW di Kelurahan Batuhaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, saat dikonfirmasi.


"Mohon maap ya sy tdk ad d situ tdk ikut campur," ujar Jamiludin Halwani, melalui aplikasi pesan singkat Whats'App, Sabtu (8/8/2026).


Lebih lanjut, RW tersebut menyebutkan sejumlah nama yang diduga mengetahui adanya hal tersebut. Bahkan dirinya menyebutkan salah satu mantan bacalon Dewan serta Lurah, bahkan aparat penegak hukum.


" Tanya ke pahri darusalam yg pernah calon dewan, Atau pikro yg punya stim (Tempat cuci kendaraan-red), Atau karang taruna, Yg mengelolah mereka. Pukei yg punya sim di lokasi (Kontak/nomor seseorang-red)," kata Jamiludin Halwani.


" Lura sdah tdk lgi ikut campur, dan sdah sy rprkan d wilayah d rmh saya, Ad kpolsek ad wakapolsek, Ad kanit, Ad media dari darusalam," tambahnya.

Soal Dugaan Tanah Negara di Kelurahan Batujaya Disewakan, RW Sebut Sudah Tidak Ikut Campur
Plang Bertuliskan Tanah Milik Negara di Batujaya Yang Digunakan Sebagai Lahan Parkir Kendaraan Alat Berat

Diberitakan sebelumnya, bahwa lurah membenarkan tanah yang digunakan sebagai lahan parkir kendaraan alat berat tersebut merupakan tanah milik negara, khususnya milik Kementerian PUPR.


"Itu milik kementerian PU..," tulis, Sulthon, SH.I, Lurah Batujaya, dalam pesan singkat Whatsapp, saat dikonfirmasi, pada Senin (3/8/2026).


Saat ditanya lebih dalam terkait dugaan adanya pemanfaatan atau disewakan kepada pengusaha kendaraan alat berat, dirinya meminta untuk mengkonfirmasi kepada pengusaha yang menggunakan lahan tersebut.


"Langsung ke lokasi aja tanya Ama yg usaha disitu ...," ucapnya.


Hingga berita ini dilayangkan, Guna keberimbangan dan mencari tahu kebenaran atas adanya dugaan tersebut. Kami akan terus berupaya, untuk mengkonfirmasi hal tersebut serta membuka ruang “Hak Jawab” kepada pihak -pihak terkait.

Sumber :  Team Sepuluh