Live Tiktok Diduga Dipakai Promosikan Judi Online Berkedok "Joki", Salah Satu Host : Saya di PIK 2

Live Tiktok Diduga Dipakai Promosikan Judi Online Berkedok "Joki", Salah Satu Host : Saya di PIK 2
Live Tiktok Diduga Dipakai Promosikan Judi Online Berkedok "Joki", Salah Satu Host : Saya di PIK 2


Likaliku - Makin nekat, sejumlah orang diduga memanfaatkan fitur Live Streaming dalam platform sosial media Tiktok untuk mempromosikan diduga judi online (Judol) dengan berkedok sebagai jasa "Joki". Yang lebih mengejutkan, mereka berani memberikan "garansi" kepada penonton, pada Selasa (28/7/2026).


Dalam penelusuran, akun-akun tersebut melakukan siaran langsung dengan berbagai tema. Saat live, host tersebut mengajak para penonton untuk menggunakan jasa "Joki" dirinya tersebut dengan beragam cara, mulai dengan bergabung ke grup WhatsApp atau Telegram untuk mendapat "bantuan joki" menaikkan saldo.


"Yang mau JP, ayo langsung di DM (Direct Message) atau ... 100% bener, kalau engga bener ngapain saya ngelive sambil tunjukin muka. Tidak ada biaya Admin tapi terserah kalo udah withdraw mau ngasih misalnya bang ini ada uang buat ngopi kalo engga juga ya gapapa, nanti saya proses joki kalian sampai selesai, udah pasti cair 100% berhasil, Kalau 20 naik ke 200, proses 1 Jam. Linknya langsung dm aja nanti di kasih," ucap salah satu host saat live, pada Selasa (28/7/2026) malam hari.


Bahkan salah satu host tersebut mengaku tinggal dan bekerja di salah satu kawasan Pantai Indah Kapuk.


"Viralin bang, saya bukan di Kamboja, saya di PIK 2 (Pantai Indah Kapuk) ayo kita ketemu," ujarnya kepada para penonton.

Live Tiktok Diduga Dipakai Promosikan Judi Online Berkedok "Joki", Salah Satu Host : Saya di PIK 2
Host Lainnya Mulai dari Laki Laki sampai Wanita

Selain itu, para host lainnya juga diduga mempromosikan hal serupa dengan kedok yang sama.


"500 jadi 3,5 juta kak, langsung saja dm atau hubungi nomor kita yang ada di sini nanti kita jokiin," kata Host lainnya.


Modus "joki" dan "garansi" ini diduga menjadi cara baru untuk mengelabui algoritma TikTok agar tidak terdeteksi sebagai konten judi. Padahal di baliknya, penonton diarahkan ke situs judi online ilegal.


Padahal diketahui, Pihak TikTok Indonesia sebelumnya sudah menegaskan melarang segala bentuk konten yang mempromosikan judi. Juru Bicara TikTok mengatakan pihaknya terus melakukan patroli siber dan menghapus akun yang melanggar pedoman komunitas.


Bahkan polisi sempat menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah teriming- iming serta meminta untuk segera melaporkan melalui 110 atau http://aduankonten.id jika menemukan konten serupa. Hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait jumlah korban dari modus "Joki Judol" di Tiktok tersebut.


Sumber : Team Sepuluh/Tim

0 Komentar