![]() |
Likaliku- Pertemuan yang digelar oleh Tokoh Muda Pandeglang ini menjadi wadah koordinasi yang strategis dan penuh makna, menghimpun berbagai elemen di Kabupaten Pandeglang dalam satu meja diskusi. Kegiatan ini sepenuhnya berfokus pada identifikasi tantangan, penampungan aspirasi, serta perumusan solusi yang paling tepat, adil, dan menyeluruh guna memastikan pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang.
Rapat koordinasi penting ini dihadiri secara langsung oleh Sekretaris Jenderal ORMAS GAIB 212 Asep Saepullah, perwakilan Tokoh Muda Pandeglang Wira, Koordinator Wilayah SPPI Kabupaten Pandeglang Fitrah, serta Tokoh Masyarakat wilayah Desa Caringin TB. Alwi. Kehadiran mereka yang mewakili beragam lapisan masyarakat menjadi bukti nyata tekad bersama untuk mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan kelompok maupun pribadi, serta menyatukan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan pelaksanaan program.
Dalam arahannya, Asep Saepullah selaku Sekretaris Jenderal ORMAS GAIB 212 menegaskan bahwa rapat ini bukan sekadar pertemuan, melainkan langkah nyata untuk menyamakan persepsi dan menyelesaikan persoalan dari akarnya.
“Kami sadar sepenuhnya bahwa program sebesar ini pasti memiliki tantangan di lapangan. Maka dari itu, malam ini kita hadir untuk saling berbagi pandangan, tidak ada yang merasa lebih tahu, melainkan kita bersama-sama mencari jalan keluar yang terbaik. Setiap kendala yang ada harus kita pecahkan dengan solusi yang bijak, terukur, dan bisa dijalankan bersama, sehingga tidak ada satu pun pihak yang dirugikan," ujarnya pada Selasa, (14 Juli 2026).
Sementara Wira selaku perwakilan Tokoh Muda Pandeglang menyampaikan bahwa keberhasilan penyelesaian masalah sangat bergantung pada keterbukaan dalam berkoordinasi. “Banyak hal yang mungkin belum terlihat dari satu sisi, namun akan menjadi jelas jika kita melihatnya dari berbagai sudut pandang seperti yang hadir saat ini. Kami berharap solusi yang kita hasilkan tidak hanya memecahkan masalah saat ini, tetapi juga menjadi fondasi kuat agar program MBG ini berkelanjutan dan diterima baik oleh seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
Penuturan Fitrah selaku Koordinator Wilayah (KORWIL) SPPI Kabupaten Pandeglang menambahkan bahwa penyelesaian persoalan harus disertai dengan pemahaman yang matang dan keterlibatan semua pihak.
“Setiap usulan dan aspirasi yang disampaikan saat ini adalah masukan berharga yang lahir dari kepedulian terhadap masa depan anak-anak kita. Solusi terbaik bukanlah yang datang dari satu pihak saja, melainkan hasil penggabungan pendapat, keahlian, dan jangkauan kita semua. Dengan cara ini, kita bisa memastikan setiap langkah yang diambil sudah mempertimbangkan kondisi riil dilapangan,” jelasnya.
Turut menyampaikan pandangan, TB. Alwi selaku Tokoh Masyarakat Caringin menyambut baik semangat koordinasi dan kebersamaan yang terjalin. “Sebagai tokoh masyarakat, saya sangat menghargai upaya kita untuk duduk bersama dan mencari solusi yang paling baik. Persoalan yang muncul akan menjadi ringan jika kita memikulnya bersama, dan solusi yang dihasilkan pun akan lebih dapat diterima dan dipercaya. Semoga kesepakatan yang kita raih saat ini menjadi langkah awal yang membawa kebaikan bersama,” ungkapnya.
Sepanjang jalannya koordinasi, perwakilan elemen berdiskusi secara mendalam, saling melengkapi gagasan, dan merumuskan langkah-langkah konkret untuk mengatasi berbagai kendala yang diprediksi maupun yang telah teridentifikasi. Kesepakatan yang diambil didasari pada prinsip kebersamaan, keadilan, transparansi, serta kepentingan utama bagi kesejahteraan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pandeglang.
Pertemuan ini pun ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi di masa mendatang, serta segera menerapkan solusi yang telah disepakati dalam bentuk aksi nyata di lapangan.
Sumber : Lin

0 Komentar