![]() |
| Dugaan Manipulasi Struk Pembayaran, Victory Karaoke and Lounge Dikeluhkan Konsumen |
Likaliku - Dugaan manipulasi struk pembelian atau pembayaran, Victory Karaoke and Lounge, yang berada di Jalan Boulevard Raya Gading Serpong G7 / G8, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, dikeluhkan konsumen, pada Sabtu (20/6/2026) dini hari.
Pasalnya, saat sudah melakukan pembayaran dirinya merasa bingung dan curiga lantaran dalam struk pembelian diduga adanya sejumlah pesanan yang tidak dirinya pesan.
Hal itu seperti yang diceritakan oleh Narasumber yang enggan disebutkan namanya, kepada wartawan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
"Jadi gua awalnya kan di informasikan itu ada event DJ gitu hari Jum'at, kata gua yaudah. Nah akhirnya merapat dah tuh hari Sabtu dini hari sekitar 01 : 30 WIB, nah gua di situ didalem bertiga lah (3 orang) ditambah di temenenin sama ladies sana juga kan buat nemenin minum doang, akhirnya kita ambil paket dengan 2 LC (Lady Companion), dalam perjalanan nah nambah lagi 1 (LC) buat nemenin minum doang itu engga yang aneh- aneh kita closing jam 4," katanya.
"Nah dalam order, ada beberapa orderan yang kita engga merasa order gitu, jadi pas kita closing jam 4 gitu kita bayar di tempat itu sesuai transferan, nah besokannya gua tanya billnya gimana minta fotoin dah tuh (sama seseorang yang diduga bekerja sebagai manager di tempat tersebut-red) nah gua bingung kok itu jadi 5 (5 juta lebih) gitu kan. Gua bilang lah kok itu 5 lebih nah dia bilang 2 LC itu engga masuk billnya bang gitu kan. nah gua bilang itukan LC dari situ, gua kan engga bawa dari luar harusnya masuk dalam situ dong LCnya kalo emang dalam corporate atau perusahaan gitu," tambahnya.
Atas kekecewaan dan kecurigaannya, Dirinya merincikan sejumlah pesanan yang merasa dirinya tidak pesan tersebut.
"Jangan kaya gitu kalo gitu kaya ada permainan kecurangan lah gitu, kita juga kan punya hak sebagai konsumen, nah di situ juga gua tanya ada beberapa yang engga kita pesen loh, itu juga gada konfirmasi ke kita, kaya satu itu di situ ada Kawa Kawa sedangkan kita itu di situ minumnya Jameson (Minuman Beralkohol) gitukan, nah dia bilang sebentar ya kita cari ya, terus itu juga Gudang Garam 2 saya juga engga merasa pesan terus itu air mineral yang kita pesan 2 yang datang 2 kok itu di tulisnya 4 kok gitu ya, terus ada lagi rokok sampurna mild menthol itu yang di pesan 1 emang buat LC temen kita ya, tapi kok di tulisnya 3 ya jadi ada selisih 2, terus itu mild merah emang buat lc yang nemenin gua ya 1, tapi itu juga kok tercatat nya 2 ya bukan 1," ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan, atas adanya hal itu pihak dari salah satu pegawai Victory Karaoke dan Lounge sempat ingin merubah struk pembelanjaan tersebut.
"Nah terus dia (Salah satu pegawai yang diduga sebagai manager) bilang mau di print ulang lagi sesuai yang itu kaya Jameson dan lainnya, kalo gua mah bukan masalah itu sih emang kita terimakasih bannyak sudah di sambut datang ke situ, tapi kan disitu juga harus ada namanya etika konfirmasi," ucapnya.
Jika benar adanya hal tersebut, pihak pelaku usaha tersebut diduga telah melanggar ketentuan yang berlaku sesuai UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 4 huruf c UU Perlindungan Konsumen, konsumen berhak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai barang atau jasa.
Lanjut konsumen Victory Karaoke dan Lounge tersebut, dirinya merasa kecewa dan dirugikan atas adanya hal tersebut.
"Saya merasa kok jadi kaya asas manfaat gitu kita ga merasa order tapi kok masuk bill pembayaran, emang kita saat closing itu juga engga merhatiin item itemnya, cuma besoknya ngerasa kok ini kaya ada yang janggal gitu kok bilnya (5juta lebih) gitu. Nah engga berapa lama dia bilang tuh katanya udah konfirmasi ke kasir tuh ada yang order bang katanya (teman dari konsumen) tapi pas saya konfirmasi ke teman saya tersebut dia sampe sumpah sumpah engga memesan itu, kata dia justru emang dia (temen dari konsumen) lihat saya datang tapi dia engga mau mau merapat karena sudah ada yang menyambut, oh kalo begini berarti kurang ajar dong," pungkasnya.
Diketahui, Sesuai Pasal 4 huruf h UU Perlindungan Konsumen, Konsumen juga berhak menuntut kompensasi atau pengembalian uang atas barang yang tidak Anda pesan tersebut, dan sebagai pelaku usaha juga memiliki kewajiban memberikan kompensasi atau pengembalian uang atas kerugian tersebut, sesuai Pasal 7 huruf f UU Perlindungan Konsumen.
Hingga berita ini dilayangkan, pihak Victory Karaoke dan Lounge tersebut, belum dikonfirmasi atas kebenaran dan adanya peristiwa yang diduga mengecewakan konsumen tersebut.
Sumber : Team Sepuluh

0 Komentar