Malam Renungan Putra Sang Fajar, Haul Bung Karno 2026 di Tangerang Gaungkan Semangat Nasionalisme

Malam Renungan Putra Sang Fajar, Haul Bung Karno 2026 di Tangerang Gaungkan Semangat Nasionalisme
Elwin Mendrofa Ketua DPC GMNI Kota Tangerang

Likaliku.com - Dalam rangakaian acara HAUL BUNG KARNO JUNI 2026 yang di inisiasi oleh Organisasi Nasionalis Kota Tangerang yaitu Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Elwin Mendrofa, Persatuan Alumni GMNI (PA GMNI) Muhamad Toha, Pergerakan Kesarinahan Liani Febrianti, Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Cesar Wijaya, Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI), Pemuda Demokrat Indonesia (PDI) Dede Herdian.

Kegiatan berlangsung di Caffe Hortus kelurahan Pasar Baru kota Tangerang, agenda dan rangkaian acara dibawah kepemimpinan Sarinah Siti Nabila sebagai ketua pelaksana.

Kegiatan ini mengakat sebuah tema "Malam Renungan Putra Sang Fajar, Memperkokoh Pagar Bangsa" tema ini di usung sebagai bentuk penghormatan terhadap pahlawan pendiri bangsa Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia atas jasa kecintaanya terhadap bumi Pertiwi Nusantara.

Dari penjara ke penjara, dari pengasingan ke pengasingan, dalam historis Dialektika Bung Karno yang dibawakan oleh Sarinah Mega dan Sarinah Salsa mengurangikan sebuah kalimat yang dikutip dari buku ”kuantar kegerbang : kisah cinta ibu inggit Garnasih dengan bung karno” karya ramadhan K.H, sebuah ucapan kalimat dari penjara suka miskin menyatakan ”Seorang pemimpin tidak berubah karena hukuman. Aku masuk penjara untuk memperjuangkan kemerdekaan, dan aku meninggalkanya dengan tujuan yang sama”.

Pada konteks ini kembali membakar semangat juang para kader GMNI untuk tetap meneguhkan prinsip dan asas perjuangan Marhaenisme sebagai mana Bung Karno berpidato dihadapan tokoh pergerakan Tahun 1926 menyatakan Marhaenisme adalah Sosialisme Indonesia dalam praktik, merupakan cita cita kemerdekaan Indonesia yang terkandung dalam UUD 1945.

Pada sambutan ketua DPC GMNI Kota Tangerang Bung Elwin Mendrofa, menggaungkan kegiatan Haul Bung Karno agar seluruh perjuangan dan pemikirannya tetap terpatri kepada seluruh generasi. Juni dikenal sebagai Bulan Bung Karno, Perlu kita ketahui bersama bahwa Pada 6 Juni 1901 lahir putra sang fajar, Ir. Soekarno.

Kemudian pada 1 Juni 1945 lahirlah gagasan Pancasila yang kini diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Tanggal tersebut telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016," sebagaimana dahulu Bung Karno dihadapan BPUPKI "Bung Karno telah mewariskan fundamental dasar bangsa dan negara, yaitu Kebangsaan Indonesia, internasionalisme atau kemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa. Nilai-nilai itu menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia,".

Sebagai generasi penerus bangsa, dan mengingat

Menurut dia, berbagai fenomena yang berkembang dalam kehidupan politik nasional perlu menjadi bahan renungan bersama. Salah satunya adalah munculnya pandangan mengenai kuatnya pengaruh oligarki dalam struktur pemerintahan.

"Saat ini masih banyak hal yang perlu kita renungkan bersama terkait kondisi bangsa dan negara saat ini yaitu Fenomena oligarki dalam susunan pemerintahan sering kali menjadi perbincangan publik. Analogi yang muncul mirip dengan sebuah pentas seni rupa, di mana terdapat relasi patronase dan kurator, ilusi demokrasi dan estetika visual, hingga komodifikasi kritik, keadaan seperti ini perlu mengambil langkah gerakan secara nasional.

Saat sambutan Ketua Persatuan Alumni GMNI Bung Muhamad Toha menyampaikan bahwa haul bung Karno kita laksanakan sebagai simbol nasionalisme, sebab bung Karno bukan hanya untuk milik satu golongan tetapi milik seluruh golongan di Indonesia.

Juga ketua DPD KNPI Kota Tangerang menyampaikan saat sambutan, Bahwa kegiatan ini sebagai renungan untuk mengenang kembali jasa jasa pahlawan, perlu diapresiasi dan tentunya tetap mendukung.

Kegiatan ini, para Tokoh lintas agama yang ada dikota Tangerang turut ikut berpartisipasi melakukan Doa bersama untuk Bung Karno dan untuk bangsa dan negara.

Unsur pemerintahan di wakili oleh Kepala Kesbangpol kota Tangerang Teguh Supriyanto, S.Sos., M.AP. Unsur Legislatif dihadiri oleh Andri Septiawan Permana, S.Sos., M.AP dan Unsur APH diwakili oleh kasat intelkam polres metro Tangerang kota bapak Kompol Dodi Abdulrohim, S.Sos., M.Krim. Dan juga ketua ketua Cipayung Kota Tangerang ikut hadir sebagai bentuk suport dan dukungan terhadap kegiatan yang sifatnya Memperkokoh Jiwa nasionalisme. Kegiatan haul bung Karno Juni Tahun 2026 ini berjalan lancar tanpa hambatan.


Sumber : Siaran Pers

0 Komentar