![]() |
| yang beredar disosial media terkait warga kabupaten tangerang yang alami perlakuan tidak menyenangkan oleh oknum asn Kota Tangerang |
Likaliku - Viral disosial media Newsoneindonesia warga Kabupaten Tangerang diduga alami perilaku yang tidak menyenangkan oleh oknum ASN Kota Tangerang, pemerintah desa (pemdes) Curug Sangereng secara resmi layangkan surat pengaduan kepada Walikota Tangerang, pada Selasa (31/3/2026).
Berdasarkan surat dengan nomor : 004/SP/DESA-CS/III/2026, Pemerintah Desa Curug Sangereng menuntut pertanggungjawaban atas perilaku arogan yang dinilai mencoreng citra Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kejadian tersebut bermula pada Jumat, 27 Maret 2026, di wilayah Curug Sangereng. Sebuah insiden memalukan yang melibatkan pejabat publik kembali mencoreng citra Pemerintah Kota Tangerang.
Diketahui, Oknum tersebut diduga menjabat sebagai Lurah Petir, Kecamatan Cipondoh, berinisial BW, bersama istrinya NH yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dilaporkan ke Walikota Tangerang atas dugaan tindakan anarkis dan perbuatan tidak menyenangkan terhadap, Amirrudin, seorang warga yang juga merupakan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Tangerang.
Dimana, Amirrudin, yang saat itu sedang berada di sebuah lapak barang bekas, menceritakan detik-detik aksi arogan tersebut.
"Saya saat itu sedang ngopi dan sambil merokok, tiba-tiba datang si lurah sama istrinya. Mereka langsung ngomel-ngomel sama si cewek karyawan lapak itu," ucap Amirrudin kepada Wartawan.
Lebih lanjut, tanpa komunikasi yang beretika, oknum Lurah dan istrinya tersebut langsung mengamuk.
"Saya tetap diam karena saya gak ikut campur, itu urusan dia sama si penyewa rumah itu," tambah Amirrudin.
Ia juga mengatakan, bahwa istri Lurah tampak sangat emosional. "Istrinya tuh marah-marah usir keluar si cewek itu," ujarnya.
Tindakan tersebut dinilai sangat tidak profesional dan salah sasaran. Amirrudin yang saat itu hanya bertamu justru menjadi sasaran kemarahan. Oknum yang masih menjabat Lurah dan Istrinya ASN di Dinas Kesehatan tersebut langsung mengamuk dan melemparkan kursi milik Amirrudin.
"Tas saya kan ditaruh di atas bangku depan saya, tiba-tiba istrinya lurah ambil bangku dan lempar ke jalan sampai tas berantakan," tutur Amirrudin dengan nada kesal.
Melihat barang pribadinya diperlakukan kasar, Amirrudin pun bereaksi tegas. Langsung saya suruh pungutin tas saya. "Akhirnya istri lurah itu yang pungutin. Kalau gak (dipungut), bisa berabe kalau warga lain sampai tahu," tegasnya.
![]() |
| Viral Harga Diri Warganya Terusik Oknum ASN Kota Tangerang, Pemdes Curug Sangereng Desak Walikota Tangerang |
Perselisihan tidak berhenti di situ. Setelah membereskan tas, ketegangan kembali memuncak. Setelah itu bertengkar lagi si ibu lurah itu. "Nah, di situ saya langsung rekam kejadiannya. Itu saya yang rekam," tambah Amirrudin.
Mendapati adanya hal tersebut, perwakilan pemerintah desa, dalam suratnya,"Kami sangat menyayangkan, korban adalah warga kami sekaligus kader partai (PSI) yang sedang bertamu. Tidak ada sangkut pautnya dengan masalah lahan, namun justru menjadi sasaran amarah dan perlakuan kasar," ungkapnya.
Laporan tersebut mengungkap adanya dugaan ancaman verbal yang sangat serius. Oknum pejabat tersebut disinyalir sempat mengancam akan membakar lokasi dan membawa massa preman dari luar wilayah untuk mengintimidasi warga setempat.
"Sangat memalukan jika seorang ASN berpendidikan tinggi justru mempertontonkan aksi premanisme di wilayah orang lain. Jabatan itu amanah, bukan alat untuk menindas rakyat kecil atau lawan bicara," tegas Ketua RW 06 Suwandi dan Jaro Samrani.
Ketua RW 06, Suwandi, mengecam keras aksi tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan jabatan. Pihak desa kini mendesak Walikota Tangerang memberikan sanksi disiplin berat. Laporan ini juga ditembuskan ke BKPSDM, Menteri PAN-RB, hingga kanal lapormaswapres.id sebagai bentuk atensi nasional karena sampai saat ini Lurah Petir belum menunjukkan itikad baik atau permohonan maaf.
Hingga berita ini dilayangkan, belum adanya Klarifikasi serta keterangan resmi dari oknum tersebut, maupun Walikota Tangerang.
Sumber : Newsoneindonesia


0 Komentar