KBRI Dikeluhakan Sebelumnya, Kini WNI di Penampungan Kamboja Gelar Unjuk Rasa

 

KBRI Dikeluhakan Sebelumnya, Kini WNI di Penampungan Kamboja Gelar Unjuk Rasa

Likaliku -  Usai diberitakan sebelumnya, kini ribuan Warga Negara Republik Indonesia (WNI) yang berada di penampungan dekat bandara Phnom Penh, Kamboja, gelar unjuk rasa.

Aksi tersebut di lakukan lantaran lamanya proses pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) oleh KBRI. Sehingga, mereka menuntut pihak KBRI agar segera mempercepat proses tersebut.

"Kami disini sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di penampungan kamboja, kami meminta kepada seluruh perwakilan dari kementerian presiden, baik itu siapapun kalian, tolong bantu kami," kata Orator Aksi di lokasi, pada Jum'at (13/2/2026).

"Kepada pemerintah, presiden kami disini semua warga negara Indonesia sudah ada berkumpul di sini, kepada pemerintahan kota medan, kepada pemerintahan aceh, palembang, jakarta, bogor, binjai, pontianak, kabupaten langkas. Mungkin ini baru sebagian yang kami ketahui, mungkin masih bannyak lagi terpuruk di sini pak," tambahnya.

Lebih lanjut, dalam orasinya tersebut, selaku yang mewakili para Warga Negara Indonesia yang berada di Kamboja tersebut meminta agar Negara Republik Indonesia dapat membantu.

"Kami mohon segera berikan kami bantuan agar kami bisa pulang secepatnya ke Indonesia, apalagi saat ini sudah mau mendekati bulan suci ramadhan, kami suasana di Indonesia pak, tolong kami pak, proses cepat agar kami bisa menafkahi keluarga, anak, bini kami. Apapun tindakan kalian pemerintah Indonesia, kami harap pulangkan, bantu kami, tunjukan indonesia itu kaya," ujarnya.

Senada juga terdengar teriakan keras dari Warga negara indonesia lainnya, "tolong kami pak pulangkan kami, kang dedi mulyadi tolong kami pak, segera pulangkan kami," ungkapnya.

Diketahui, berdasarkan informasi yang kami terima ribuan warga negara indonesia (WNI) yang berada di penampungan kamboja tersebut sudah cukup lama, dan selain KBRI yang dinilai lamban tersebut, mereka merasa juga aneh lantaran adanya  segelintir orang yang baru menyerahkan namun sudah di pulangkan, sedangkan mereka memakan waktu yang cukup lama.

Sumber : San

0 Komentar