Likaliku.com - Cingdons hadir sebagai kekuatan baru dalam kancah musik drill tanah air. Lahir dengan nama Akhmad Koharudin, ia membawa keresahan sosial dan realitas kehidupan urban dari sudut Kota Tangerang ke dalam peta musik nasional.
Bagi Cingdons, drill bukan sekadar tren musik global, melainkan alat komunikasi untuk menyuarakan sisi gelap dan ketegangan hidup masyarakat kota yang jarang tersorot oleh kamera.
Ya, Drill (atau musik drill) adalah sebuah subgenre dari musik trap yang dicirikan oleh liriknya yang gelap, nihilistik, dan sering kali eksplisit secara grafis yang mencerminkan kehidupan jalanan yang keras, serta ketukan (beat) yang suram dan cepat, biasanya dengan tempo sekitar 140 BPM
Genre ini berasal dari Chicago Selatan pada awal tahun 2010-an, di mana ia dengan cepat mendapatkan popularitas melalui artis-artis seperti Chief Keef, Lil Durk, dan mendiang Fredo Santana, sering kali diproduksi oleh produser lokal seperti Young Chop Sejak kemunculannya di Chicago, genre ini telah berkembang dan menyebar secara global, memunculkan variasi regional yang berbeda, salahsatu diantaranya seperti yang saat ini tengah dipopularitaskan oleh seorang musisi asal Kota Tangerang, Cingdons.
Karakteristik Musik : Agresif dan Autentik
Cingdons dikenal dengan gaya musik yang "gelap" namun jujur. Ciri khas karyanya terletak pada:
Produksi Musik Dentuman 808 bass yang dalam, hi-hat yang rapat, serta tempo cepat yang agresif. Delivery Vokal yang tegas, lugas dan penuh tekanan emosional tanpa basa-basi.
Identitas Lokal Meskipun menggunakan format musik global, ia tetap setia menggunakan Bahasa Indonesia dengan diksi jalanan yang terasa nyata dan membumi.
Menariknya, kecintaan Cingdons pada musik drill, rap, hip-hop tumbuh secara unik. "Gue besar di lingkungan yang didominasi musik dangdut, tapi sejak kecil gue lebih tertarik pada rap setelah mendengar Iwa K. Dari situ gairah gue muncul untuk mendalami genre ini," ungkap pria yang akrab disapa Gendon ini.
Mandiri sebagai Rapper dan Produser
Sebagai musisi independen, Cingdons memegang kendali penuh atas karyanya. Ia tidak hanya menulis lirik, tetapi juga bertindak sebagai produser yang meramu beat dan aransemen pada karya lagunya sendiri. Sehingga hal ini menciptakan keselarasan yang kuat antara pesan dalam lirik dengan atmosfer musik yang dihasilkan.
Lirik: Dari Curhatan Menjadi Perlawanan
Bagi Cingdons, lirik adalah dokumentasi jujur atas realitas hidup, mulai dari perjuangan sehari-hari, konflik batin, hingga masalah sosial. Ia tidak berusaha mempercantik kenyataan ia menyajikan karya ciptaan dengan apa adanya, "sepahit apa pun itu," lugas dia.
"Gue tipe orang yang suka curhat kalau sudah merasa nyaman. Suatu saat, gue memutuskan untuk mengubah curhatan itu jadi lirik lagu supaya pesannya bisa didengar lebih banyak orang," tuturnya.
Menembus Batas lewat Jalur Independen
Dengan memanfaatkan platform digital seperti Spotify dan iTunes, Cingdons membuktikan bahwa musisi independen bisa menjangkau pendengar lintas batas. Ia juga aktif membangun komunitas di media sosial melalui konten visual yang memperkuat identitas artistiknya sebagai rapper drill.
Visi Masa Depan
Cingdons memiliki misi besar membawa musik drill Indonesia ke panggung global. Ia ingin membuktikan bahwa cerita lokal dari Tangerang memiliki kualitas internasional. Baginya, konsistensi dan kejujuran dalam berkarya adalah kunci utama untuk terus bersuara dan meninggalkan jejak di industri musik.
Profil Musisi Drill Indonesia : Cingdons
Biodata Singkat
Nama Asli : Akhmad Koharudin
Nama Panggung : Cingdons
Genre : Indonesia Drill / Hip Hop / Rap
Asal : Kota Tangerang, Banten
Peran : Rapper & Produser Musik Independent
Platform : YouTube, Instagram, Spotify, TikTok, iTunes, dan seluruh layanan musik digital.
Sumber : Sans

0 Komentar