Misteri Mulai Terungkap, Diduga Oknum TNI Ikut Terseret Kasus Penculikan Kacab Bank BUMN!

 

Misteri Mulai Terungkap, Diduga Oknum TNI Ikut Terseret Kasus Penculikan Kacab Bank BUMN!


Likaliku.com – Dunia perbankan sekaligus aparat keamanan dibuat heboh! Kasus penculikan dan pembunuhan sadis Kepala Cabang Pembantu (Kacab) Bank BUMN, Ilham Pradipta, makin melebar. Tak main-main, kabar terbaru menyebutkan ada diduga oknum anggota TNI AD, bahkan diduga dari satuan elite, ikut terciduk aparat!

Seperti diketahui, 15 orang sudah diamankan Polda Metro Jaya dalam kasus ini. Mereka terdiri dari aktor intelektual, penculik, hingga eksekutor yang menghabisi nyawa korban. Salah satu dalangnya ternyata pengusaha bimbel online.

Namun yang bikin bulu kuduk berdiri, informasi beredar di kalangan wartawan bahwa ada anggota TNI ikut diamankan dalam pusaran kasus maut ini. Benarkah dari pasukan elite?

“Belum jelas perannya, apakah eksekutor atau bukan. Tapi yang jelas, polisi sebelumnya memang sedang memburu eksekutor,” ujar salah satu sumber.

Misteri Oknum Berseragam!

Hingga kini, belum ada keterangan resmi baik dari Polri, TNI, maupun Polisi Militer. Namun kabar yang beredar kian santer menyebut pelaku bukan tentara biasa, melainkan dari satuan khusus yang terkenal sangar dan disiplin besi.

Publik pun bertanya-tanya, bagaimana mungkin seorang prajurit yang terlatih menjaga negara justru diduga terlibat dalam aksi kriminal biadab yang merenggut nyawa seorang banker?

Drama Penculikan Terekam CCTV

Ilham Pradipta sebelumnya dilaporkan hilang usai rapat dengan rekan kerjanya di sebuah supermarket kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).

Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik mencekam saat Ilham hendak masuk ke mobilnya.

Sebuah mobil putih pelaku sudah terparkir di sampingnya. Begitu pintu mobil korban dibuka, Ilham langsung disergap, ditarik, lalu dimasukkan ke kendaraan pelaku.

Keesokan harinya, Kamis (21/8/2025), tubuh Ilham ditemukan terbujur kaku di semak-semak wilayah Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kondisinya mengenaskan, dengan tangan, kaki, dan mata terikat.

Kasus ini makin menggemparkan karena salah satu aktor intelektual justru pengusaha bimbingan belajar online, sementara korban adalah pejabat bank pelat merah. Kini ditambah isu oknum TNI, membuat kasus ini jadi sorotan nasional.

Konfirmasi Kapuspen Mabes TNI

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen Freddy Ardianzah mengatakan belum mendapatkan informasi dari Polda Metro Jaya terkait keterlibatan prajurit Kopassus, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang dilakukan penyidik Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Sampai saat ini saya belum mendapat info dari Polda Metro Jaya terkait keterlibatan prajurit dalam kasus ini,” kata Mayjen Freddy saat dikonfirmasikan, Selasa (26/8).

Kapuspen TNI juga memastikan akan mengkroscek terkait dugaan keterlibatan prajurit tersebut.Namun demikian pihak tidak menyebut asal satuan prajurit yang diduga terlibat.

“Mohon waktu ya akan saya update terkait permasalahan ini,” tegasnya.

Masyarakat berharap aparat bertindak transparan dan tegas, siapa pun yang terlibat termasuk jika benar ada prajurit berbaret merah harus diproses tanpa pandang bulu. 


Sumber : Wly

Editor/Penerbit : Redaksi

0 Komentar