![]() |
| Doc.Bangunan Yang Diduga Untuk Wiralaba Indomaret yang berada di Cimone Jaya, Dipanggil Satpol PP Kota Tangerang. |
Likaliku - Terus berjalan meski diduga tak berizin dalam prosesnya, Pembangunan gedung yang diduga diperuntukan untuk waralaba Indomaret yang berada di RT 001/ RW 008, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, disurati Satpol PP Kota Tangerang.
Dimana pemanggilan tersebut diketahui dilayangkan pada 13 April 2026, guna menghadiri panggilan klarifikasi perijinan di kantor Satpol PP Kota Tangerang pada Kamis, (16/4/2026).
Hal itu seperti yang dikatakan oleh, Hendra, Kepala bidang penegakkan hukum daerah (Kabid Gakkumda) Satpol PP Kota Tangerang, bahwa pemanggilan tersebut pihak terkait telah datang dan hanya memiliki beberapa dokumen.
"Sudah datang bang si F.S (Inisial-red) yang buat izinnya, kemarin dia bawa surat KRK (Keterangan Rencana Kota)," Terangnya saat di konfirmasi melalui pesan singkat whatsapp, Kamis (30/4/2026) siang.
Diketahui, KRK adalah baru dasar awal
untuk mengetahui fungsi lahan apakah bukan masuk masuk dalam status GSB (Garis Sempadan Bangunan), KDB (Koefisien Dasar Bangunan) dan RTH (Ruang Terbuka Hijau) sebagai referensi untuk mengajukan dan mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Dari dokumen izin yang sudah terbit tersebut, dapat disimpulkan bahwa perizin PBG belum terbit dan seharusnya tidak melanjutkan pembangunan hingga semua berkas terbit serta, adanya papan informasi pemberitahuan bahwa bangunan telah memiliki izin dari pemerintah daerah. Agar memastikan tidak adanya indikasi kebocoran pedapatan asli daerah (PAD) Kota Tangerang, yang disebabkan oleh para pengusaha nakal.
Jika belum emiliki izin PBG dan tidak mengindahkan peringatan tertulis tentang pembatasan kegiatan pembangunan, atau penghentian sementara/tetap. Maka pemerintah kota harus mengambil tindakan dengan pembekuan dan atau pencabutan PBG, hingga perintah pembongkaran bangunan.
Diketahui pasca pemanggilan tersebut kegiatan pembangunan terus berlanjut di lokasi.
Sumber : Tim

0 Komentar