Mengurus Akta Kelahiran di Kabupaten Bogor
Ditulis Oleh Likaliku, 13/07/2018

 

Halo semua, apa kabar? Udah lama banget ini blog ndak disentuh-sentuh, harap maklum kesibukan sebagai abdi Negara Pancasila yang melayani dengan Lima Citra (Kementerian Perhubungan) ditambah kemudahan dan kepraktisan sosmed era zaman Now benar-benar membuat jari-jari terlalu malas untuk mengetik dan merangkai kata, tapi hari ini Saya akan menambah satu lagi postingan yang semoga dapat memberi manfaat bagi teman-teman semua terutama warga Kabupaten Bogor yang lagi berencana mengurus dokumen kependudukan buat si bayi (Akta Kelahiran).

Bermula dari hadirnya si cantik nona Afiqa yang lahir di RSIA Vitalaya pada 16 Mei 2018 lalu, Saya pun punya tugas tambahan untuk mengurus Akte lahirnya karena pihak rumah sakit yang berlokasi di Pamulang Tangerang Selatan tidak bisa membantu pengurusan akte lahir pasien yang berdomisili di Kabupaten Bogor seperti kami.

Setelah googling beberapa waktu, dan tidak puas dengan informasi yang sudah dibagikan oleh blogger lainnya (kebanyakan postingan lama), Saya pun langsung meluncur ke Kantor Kecamatan Gunung Sindur yang kebetulan jaraknya sepelemparan batu dari rumah. Dengan berbekal surat izin datang terlambat ke kantor, Saya pun mulai berkelana mencari informasi soal pengurusan akte lahir, dari petugas di kantor Kecamatan didapat beberapa informasi yang sekilas terlihat cukup membuat dahi berkerut.

  1. Pastikan nama si Bayi sudah tercatat di Kartu Keluarga, aneh ya?? memang... karena ternyata si Bayi yang belum punya legalitas harus terdaftar di KK, berbekal Surat Keterangan Lahir saya pun segera meluncur ke Kantor Lurah Cibinong untuk mengurus surat keterangan Kelurahan terkait penambahan anggota keluarga baru ke KK. Proses pembuatan berlangsung sekitar 1 jam. Dokumen yang harus disiapkan adalah KK saat ini, FC KTP orang tua dan FC Surat Keterangan Lahir, pengantar dari RT bisa diabaikan.
     
  2. Setelah Surat Keterangan dari Kelurahan ditanda tangani oleh Pak Lurah, Saya diingatkan untuk memastikan semua data terutama nama Bayi yang baru didaftarkan sudah benar dan tepat, setelah yakin semuanya OK, Saya pun diminta membawa surat tadi ke Kantor Kecamatan untuk lanjutan proses pengurusan KK. Dari sini didapat info kalau untuk proses penambahan anggota keluarga baru di KK membutuhkan waktu kurang lebih 21 hari. Petugas Kecamatan mengingatkan Saya untuk segera mengurus dokumen pendukung lainnya sebagai persyaratan kepengurusan Akte Lahir di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor, antara lain :
    - Fotokopi KTP orang tua 
    - Foto kopi KK yang baru (apabila sudah selesai) 
    - Fotokopi Buku nikah suami atau istri yang dilegalisir oleh KUA Kecamatan Setempat
    - Surat Keterangan Lahir Asli dari Rumah Sakit
     
  3. Dari dokumen yang harus disiapakan diatas, hanya Fotokopi Buku Nikah dilegalisir yang belum Saya punya, maka Saya segera meluncur ke KUA untuk mengurusnya, ternyata ngurus legalisir ini sangat mudah, cukup membawa Buku Nikah Asli dan dan Fotokopinya. Saya hanya menunggu kurang lebih 15 menit dan semua proses legalisir pun selesai.

    Setelah 21 hari….

  4. Berbekal dokumen yang telah lengkap, pagi ini Saya pun bertekad untuk mengurus Akte Lahir Afiqa ke Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor yang berada di Komplek Pemda Bogor Jalan Curug No.31, Pakansari Cibinong. Tepat pukul 07.00 WIB Saya pun berangkat dari Gunung Sindur menuju Cibinong yang memakan waktu 1 jam. Lebih kurang jam 08.00 WIB, Saya pun sudah berada di TKP dan alangkah kagetnya Saya, karena begitu banyak orang disana. Ternyata mereka sudah hadir disana sejak pukul 07.00 WIB dan apabila melapor sama Satpam disana, akan segera diberikan nomor antrian bayangan. Oalah.... 

    Langkah awal, Saya pun bertanya ke meja registrasi, petugas meminta Saya untuk mengisi formulir yang wajib ditanda tangani diatas materai 6000, beruntung di sebelah meja registrasi ada Kantin pegawai yang menyediakan materai 6000, jadi Saya ndak harus muter-muter mencari materai.

    Mengurus Akte Kelahiran di Kabupaten Bogor
     
  5. Setelah mengisi seluruh data di formulir, Saya diminta untuk mendaftarkan kelengkapan dokumen di bagian dalam kantor, dan dari sana Saya mendapat nomor antrian 119, Wow…baru Pukul 08.20 WIB sudah dapat antrian diatas 100-an. OMG.........

    Setelah itu Petugas meminta semua yang sudah dapat nomor antrian untuk menunggu di kursi antrian. Sudah hampir 2 jam, dan akhirnya nomor 119 pun dipanggil, berbekal dokumen yang telah disiapkan sebelumya, Saya pun dengan pedenya menghadap petugas yang terlihat cukup garang dan agak bête, satu per satu dokumen Afiqa diperiksa dan hasilnya Lolos dengan mulus. Alhamdulillah…

    Setelah proses Verifikasi selesai, Saya dan beberapa orang lainnya lagi-lagi diminta menunggu diluar untuk proses verifikasi lanjutan. Nah sampai proses ini nomor antrian sudah tidak ada, karena petugas hanya akan memanggil warga yang dokumennya sudah lengkap saja. Pada saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 WIB, sedikit lagi jam istirahat, harapannya, Saya bisa menjalani proses verifikasi lanjutan sebelum zuhur sehingga tidak harus menunggu waktu istirahat selesai. Namun harapan  tak terwujud, hingga pukul 12.00 WIB nama Afiqa belum dipanggil dan loketpun ditutup pertanda waktu ISHOMA tiba.

    Mengurus Akte Kelahiran di Kabupaten Bogor

Setelah sholat dan makan siang, Saya pun kembali ke loket Disdukcapil Kabupaten Bogor, dan Alhamdulillah, petugas disana cukup disiplin dengan jam kerja pegawai, tepat pukul 13.03 WIB loket pun kembali dibuka, dan benar saja, hanya dalam waktu 15 menit, nama Afiqa pun dipanggil ke meja verifikasi lanjutan, disini kita diminta untuk mengecek kembali kebenaran data yang telah kita laporkan terutama Nama Anak, tempat dan tanggal lahir.

Setelah selesai, Saya diminta kembali menunggu dan diberi nomor antrian pengambilan akte lahir yang telah selesai, sekitar pukul 13.30 WIB nomor antrian Saya dipanggil ke loket pengambilan akte kelahiran, lagi-lagi petugas mengingatkan untuk kembali mengecek data di akte lahir agar kita tidak bolak balik untuk perbaikan. Dengan mengucap Bismillah, Saya pun menyatakan bahwa akte lahirnya sudah benar, lalu dengan segera mengambil akte kelahiran Afiqa untuk di laminating dan digandakan sesuai kebutuhan.

Hah….hari yang cukup melelahkan namun cukup menyenangkan karena untuk kali pertama dalam hidup, Saya bisa mengurus sebuah dokumen kependudukan tanpa bantuan abangku yang petugas Kelurahan apalagi minta bantuan calo, dan Saya harus angkat topi sedikit dengan petugas di Kecamatan Gunung Sindur, petugas di Kelurahan Cibinong dan petugas di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang menjalankan tugasnya dengan profesional, tidak terlalu cepat namun cukup rapi dan mudah dipahami alurnya, serta Bebas Biaya alias Gratis.

Demikian tulisanku kali ini, semoga bermanfaat…nantikan tulisan selanjutnya yang InshaAllah akan membahas tentang proses pembuatan Paspor Afiqa…

Kesimpulan 

Persyaratan Mengurus Akta Kelahiran di Kabupaten Bogor :

  1. Fotokopi KTP orang tua
  2. Fotokopi Kartu Keluarga terbaru yang telah dimutakhirkan dengan data Bayi didalamnya
  3. Fotokopi Buku nikah suami atau istri yang dilegalisir oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Gunung Sindur
  4. Surat Keterangan Lahir Asli dari Rumah Sakit

Biaya yang dikeluarkan :

  1. Bensin dari Gunung Sindur ke Bogor : Rp. 10.000,-
  2. Parkir : RP. 3.000,-
  3. Materai : Rp. 7.000,-
  4. Makan Siang : Rp. 20.000,-
  5. Fotokopi dan Laminating : Rp. 5.000,-
    Total : Tidak Sampai 50 rb ……

Waktu yang dibutuhkan lebih kurang 1 hari cuti kantor

Alamat Disukcapil Kabupaten Bogor :
Komplek Pemda Kabupaten Bogor
Jalan Curug No.31, Pakansari, Cibinong, Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat 16915

#DisdukCapil #AktaKelahiran #KabupatenBogor #KecamatanGunungSindur #NabihanClothing 

Update : 13/07/2018, 14:40 WIB

Bookmark and Share

Komentar
Edi Purkoni
16/07/2018, 12:48 WIB
"...Terima kasih pak atas pengalaman membuat akta lahir...

Sangat membantu dan kebetulan saya juga tinggal d kecamatan gunung sindur..."
Likaliku
16/07/2018, 18:39 WIB
"...Semoga terbantu Pak Edi Furqoni, Pejabat Blok N......"
Rika
15/08/2018, 09:04 WIB
"...Banyak juga prosesnya ya mas ......"
Likaliku
10/09/2018, 18:40 WIB
"...Banyak proses, tapi Ndak terlalu rumit mbak Rika......"